Milia di mata sering muncul sebagai bintik kecil berwarna putih dkppu.id di sekitar kelopak mata, bawah mata, atau sekitar pipi. Kondisi ini memang tidak berbahaya, tetapi bisa mengganggu penampilan dan membuat tidak percaya diri. Yuk, kenali penyebab milia di mata dan cara mengatasinya secara tepat.
Apa Itu Milia di Mata?
Milia adalah kista kecil yang terbentuk akibat penumpukan keratin kppjakartajagakarsa.id di bawah kulit. Keratin adalah protein yang biasanya ditemukan pada lapisan kulit, rambut, dan kuku. Milia biasanya berukuran sangat kecil, keras, tidak menimbulkan rasa sakit, dan tidak memerah seperti jerawat.
Milia di sekitar mata sering dialami bayi, tetapi orang dewasa juga bisa mengalaminya, terutama jika memiliki jenis kulit tertentu atau sering terpapar sinar matahari.
Penyebab Milia di Mata
Berikut beberapa penyebab milia di mata yang perlu kamu ketahui:
- Penumpukan sel kulit mati di sekitar mata yang terjebak di bawah permukaan kulit.
- Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dalam waktu lama.
- Penggunaan produk skincare atau makeup yang menyumbat pori-pori.
- Cedera pada kulit, seperti luka bakar atau ruam yang memicu penyumbatan keratin.
Faktor usia, karena regenerasi kulit pada orang dewasa berjalan lebih lambat sehingga sel kulit mati lebih mudah terjebak.
Cara Mengatasi Milia di Mata
Walau milia tidak berbahaya, banyak orang ingin menghilangkannya karena alasan estetika. Berikut cara mengatasi milia di mata yang dapat kamu coba:
- Gunakan pembersih wajah yang lembut agar tidak menyumbat pori-pori dan menjaga area mata tetap bersih.
- Eksfoliasi secara rutin dengan bahan yang aman untuk kulit wajah, seperti AHA atau BHA dalam konsentrasi rendah.
- Gunakan krim retinoid (atas saran dokter) untuk membantu mempercepat pergantian sel kulit.
- Jangan memencet milia, karena dapat menyebabkan iritasi atau infeksi.
- Gunakan sunscreen setiap hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat memperburuk milia.
- Konsultasikan dengan dokter kulit bila milia menetap lama atau jumlahnya semakin banyak.
Dokter biasanya akan menggunakan prosedur ekstraksi milia secara steril, seperti menggunakan jarum halus untuk membuka permukaan kulit dan mengeluarkan keratin yang terperangkap, dengan risiko minimal dan cepat sembuh.
Cara Mencegah Milia Muncul Kembali
Selain perawatan, berikut cara mencegah milia di mata agar tidak muncul kembali:
- Bersihkan makeup sebelum tidur agar tidak ada sisa produk yang menyumbat pori-pori.
- Pilih produk skincare berbahan non-comedogenic agar kulit tetap dapat bernapas.
- Lakukan eksfoliasi ringan 1-2 kali seminggu.
- Gunakan pelembap ringan agar kulit tetap terhidrasi.
- Rutin memakai sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk mencegah kerusakan kulit akibat matahari.
Kesimpulan
Milia di mata memang tidak berbahaya, tetapi sering membuat risih secara estetika slot server jepang. Penyebab milia di mata umumnya adalah penumpukan keratin akibat regenerasi kulit yang lambat atau penggunaan produk yang menyumbat pori-pori. Kamu dapat mencegah milia dengan menjaga kebersihan kulit, memakai sunscreen, dan rutin melakukan eksfoliasi ringan. Jika milia tidak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dengan perawatan yang benar, milia di mata bisa dicegah dan diatasi dengan aman sehingga kulit wajah tetap bersih dan sehat.